-->

Iklan

Warga Pujo Bulucenrana Sidrap Mulai Ketakutan, Minta Segera di Evakuasi dari Jebakan Banjir

BERWA
Jumat, 03 Mei 2024, 1:00 PM WIB Last Updated 2024-05-03T05:01:42Z

 



BERITASIDRAP  -  Penarakyat.com -- Intensitas curah hujan terus menerus terjadi disejumlah daerah di Kabupaten Sidrap mulia terdampak air banjir.


Bahkan sudah mulai mengintai nyawa karena air sudah dimana-mana dan tidak terlihat lagi jalur penghubung antar Desa.


Kondisi saat ini sudah sangat memprihatikan, apalagi di wilayah Timur Kabupaten Sidrap. Di tiga kecamatan itu, Pitu Riase, Dua Pitue dan Pitu Riawa hampir 80 persen wilayah tersebut tergenang air banjir setinggi orang dewasa.


Bahkan hampir sudah terlihat seperti Danau luas bak jauh mata memandang. Hanya terlihat pohon-pohon yang tidak tenggelam karena air bah.


Air bah tersebut terus meninggi setelah Tiga hari terakhir terus diguyur hujan. Akibatnya, jalan-jalan tani dan Persawahan tidak terlihat lagi akibat luapan sungai di tiga kecamatan tersebut.


Tak hanya itu ternak-ternak warga khususnya di Dusun Pujo Bulucenrana terbawa arus.


Saat ini warga masyarakat Pujo ketakutan terbawa arus banjir karena kondisinya sudah terjebak air bah dan minta di evakuasi.


"Tolong kami pak, rumah kami sudah hampir tenggelam saat ini. Sudah tidak terlihat lagi jalan masuk dari Bulucenrana ke Pujo. Kami takut terbawa arus bersama rumah kami pak,"ungkap Sulaiman warga Pujo setempat. (*)

[3/5 12.42] Ketua PWI Sidrap: SIDRAP -- Hujan deras yang terus menguyur wilayah di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan  mengakibatkan sejumlah sungai meluap hingga merendam pemukiman warga, Jumat, 3 Mei 2024.


Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pitu Riawa dan Pitu Riase terendam banjir bahkan jembatan Mampise penghubung desa Bulucenrana dan Betao hanyut terbawa arus banjir.


Tak hanya itu, di desa Leppangeng juga dikabarkan telah terjadi longsor yang mengakibatkan akses jalur kebeberapa pemukiman diwilayah itu terputus akibat lumpur yang menutupi jalan.


Tak hanya itu, fasilitas pemerintah seperti kantor desa maupun sekolah ikut terendam banjir hingga dua meteran seperti di desa Belawae.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Sudarmin mengatakan telah menerjunkan sejumlah personil gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) ke sejumlah lokasi banjir.


"Ya, tim dari BPBD, Palang Merah, Basarnas dan TNI-Polri turun kelokasi banjir untuk mendata dan mengevakuasi korban banjir," ucapnya.


Tak hanya itu, sejumlah relawan juga ikut turut membantu warga untuk mengevakuasi barang-barang berharga dari genangan banjir.


Sementara itu, data yang masuk hingga saat ini banjir merendam pemukiman di desa Tana Toro, Belawae dan Bulu Cenrana. (dso/Ibe)


Editor : Edi Prekendes 



Komentar

Tampilkan

  • Warga Pujo Bulucenrana Sidrap Mulai Ketakutan, Minta Segera di Evakuasi dari Jebakan Banjir
  • 0

Terkini

Topik Populer