BERITAWAJOID, SENGKANG - Komunitas literasi Kopi dan Baca (KOPCA) Wajo kembali menggelar kegiatan bedah buku di awal tahun 2026 ini. Kegiatan rutinitas yang dilaksanakan sekali sebulan ini bertujuan untuk membangun minat baca masyarakat serta menjadi tempat berkumpulnya para penggiat literasi.
Dalam kegiatan ini, buku yang menjadi perbincangan berjudul "Gila Baca Ala Ulama: Potret Keteladanan Ulama dalam Menuntut Ilmu" yang ditulis oleh Ali bin Muhammad Al-'Imran lulusan Universitas Islam Madinah dan Universitas Omdurman Sudan.
Sebagai narasumber, Arung Samudra memaparkan biografi penulis buku, referensi isi buku dan tujuan diterbitkan buku itu. Menurutnya, penulis buku mempunyai dua alasan kenapa ia menerbitkan buku tersebut.
Pertama, sebagai kritik kepada para penuntut ilmu saat ini yang tertipu dengan gelar. Sehingga tidak ingin belajar lagi dan merasa cukup dengan gelar. Kedua, sebagai bahan bakar, membangkitkan semangat membaca, dan sebagai inspirasi bagaimana keteladanan para ulama mencintai buku.
"Munculnya banyak jasa pembuatan karya ilmiah berupa skripsi, makalah, dan bertebarannya tempat hiburan membuat kita tidak perhatian lagi dengan membaca buku," kata Arung Samudra.
Ia juga memaparkan kisah kecintaan para ulama terhadap buku diantaranya Ibnul Jauzi yang membaca 200.000 jilid buku, dan kisah Ibnul Mubarak.
"Suatu ketika Ibnul Mubarak ditanya, apakah engkau tidak merasa kesepian berdiam diri di dalam rumah? Ibnul Mubarak menjawab, bagaimana aku merasa kesepian sedang Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan sahabatnya bersamaku (red--membaca buku tentangnya)," tutur Arung Samudra.
Kegiatan bedah buku yang digelar di lantai dua warkop Acci, Sabtu sore (31/1) semakin hidup ketika saat sesi diskusi berlangsung.
Penulis: Abdullah
Editor. : Edi Prekendes



