-->

Iklan

Jembatan Salopokko Kian Rapuh, Warga Desa Ugi Harap Pemda Wajo Segera Bertindak

REDAKSI
Rabu, 26 Agustus 2026, 12:24 PM WIB Last Updated 2026-08-26T04:24:38Z

 


BERITAWAJO.ID, SABBANGPARU – Kondisi Jembatan Salopokko yang berada di Dusun Salopokko, Desa Ugi, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kini menjadi perhatian serius warga. Infrastruktur yang menjadi penghubung aktivitas masyarakat tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan dan kian memprihatinkan selama kurang lebih lima tahun terakhir.


Seorang warga setempat, ARR, Rabu (26/8/2026), mengungkapkan bahwa jembatan tersebut saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sementara kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintas karena kondisi papan lantai jembatan, rangka penyangga, serta bagian pondasi yang sudah mengalami kerusakan.


"Sudah sekitar lima tahun kondisinya seperti ini. Warga hanya bisa melintas menggunakan motor atau berjalan kaki karena jembatan sudah rapuh dan membahayakan," ujarnya.


Menurut warga, jembatan tersebut memiliki peran penting karena menghubungkan akses masyarakat Dusun Salopokko, Desa Ugi, dengan wilayah tetangga, termasuk Dusun Salotenga di Desa Pallimae. Setiap hari, masyarakat memanfaatkan jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pertanian, hingga urusan sosial kemasyarakatan.


Dari pantauan warga, beberapa bagian pondasi jembatan terlihat mengalami kerusakan. Selain itu, sejumlah papan lantai jembatan juga tampak lapuk dan mulai bergeser sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan.


Warga berharap Pemerintah Kabupaten Wajo melalui instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin parah.


"Kami berharap pemerintah bisa melihat langsung kondisi jembatan ini. Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan," kata ARR.


Selain berharap perhatian dari Pemda Wajo, warga juga berharap program pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat, termasuk Program Jembatan Garuda Merah Putih yang tengah digalakkan di berbagai daerah, dapat menjangkau wilayah mereka.


Menurut masyarakat, keberadaan jembatan yang layak dan aman sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.


Hingga berita ini diturunkan, warga masih mengandalkan jembatan tersebut sebagai akses utama meski dengan kondisi yang dinilai sudah tidak layak dan memerlukan penanganan segera.


Masyarakat berharap keluhan yang selama ini disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah agar pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga di pelosok desa,(Tim).


Editor : Edi Prekendes 


Komentar

Tampilkan

  • Jembatan Salopokko Kian Rapuh, Warga Desa Ugi Harap Pemda Wajo Segera Bertindak
  • 0

Terkini

Topik Populer