BERITAWAJO.ID, SENGKANG - Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si., berharap seluruh pegawai muslim di jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Wajo bisa membaca Al-Qur'an. Hal itu dikemukakan setelah bertemu dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Wajo di ruangannya, di kantor Bupati Wajo, Rabu (4/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPD Wahdah Islamiyah Wajo mensosialisasikan program belajar membaca Al-Qur'an metode Dirosa.
Merupakan program Wahdah Islamiyah yang bertujuan untuk membantu kaum muslimin yang sudah dewasa atau tua ingin belajar membaca Al-Qur'an.
Dalam pertemuan itu juga, DPD Wahdah Islamiyah Wajo siap melakukan pembinaan dan menyediakan tenaga pengajar yang berkompeten untuk mengajarkan Al-Qur'an di lingkup Pemda Wajo.
Sementara H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si., mengapresiasi dan mendukung program Dirosa Wahdah Islamiyah Wajo. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan misi Wajo Maradeka yaitu religius.
Lanjutnya, ia juga berinisiatif mengajak segenap pegawai yang berkantor di sekitar masjid kantor Bupati Wajo agar mengikuti program belajar membaca Al-Qur'an metode Dirosa Wahdah Islamiyah Wajo.
Saat ini, sudah ada 3 kelompok Dirosa yang telah terbentuk setelah kegiatan sosialisasi tersebut. Satu kelompok pegawai laki-laki dan dua kelompok dari pegawai perempuan. Dan telah memulai pembelajaran di masjid kantor Bupati Wajo pada Senin (9/2/2026).
Ketua Departemen Khidmatul Qur'an Wahdah Islamiyah Wajo, Ustadz Baso Arsyadi, S.H., berharap kolaborasi yang terjalin antara Wahdah Islamiyah dan Pemda Wajo bisa mendatangkan manfaat bagi kaum muslimin.
"Semoga dengan adanya kerjasama antara Pemda Wajo dan Khidmatul Qur'an bisa memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat, dan bisa mempertahankan julukan kota Sengkang sebagai kota santri," terangnya via chat WhatsApp, Rabu (11/2/2026).
Penulis : Arung Samudra
Editor. : Edi Ptekendes



