-->

Iklan

Perang Narasi dan Propaganfa Media media di Dunia

BERWA
Minggu, 29 Maret 2026, 11:50 AM WIB Last Updated 2026-03-29T03:50:33Z

 


BERITAWAJO.ID, INTERNASIONAL - Untuk konflik Iran vs AS & Israel 2026, hampir semua media mainstream Barat besar ikut meliput secara intens, terutama sejak serangan kroyokan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, (28/2/2026) lalu dan eskalasi berikutnya. Tapi penting untuk diketahui, bahwa tiap-tiap media punya framing dan fokus yang berbeda yang jika dibagi sbb:


1. Media mainstream Barat yang paling sering meliput.


2. Media pembanding (non-Barat/ alternatif/berbeda sudut pandang).


Dan berikut inilah media mainstream Barat yang aktif meliput dan ini adalah sumber yang paling sering muncul dalam laporan internasional:


TV & media global besar, CNN, BBC News, Fox News dll. Mereka banyak mengandalkan briefing militer AS/Pemerintah, analisis geopolitik Barat, liputan “breaking news” cepat dll. Contoh: CNN & NYT sudah melaporkan buildup militer bahkan sebelum perang dimulai.


Kemudian Surat kabar-Surat Kabar besar misalnya saja: The New York Times, The Washington Post, The Guardian, The Wall Street Journal dll. Contoh liputan: The Guardian bikin live coverage harian soal perang & diplomasi. Washington Post termasuk yang pertama melaporkan serangan awal AS–Israel terhadap Iran. 


Sedangkan Kantor berita yang banyak digunakan oleh media-media lain al: Reuters, Associated Press, Bloomberg dll. Ini penting karena dijadikan “sumber mentah” berita global. Olehnya banyak sekali media-media lain mengutip mereka.


Pola framing media Barat (umum) berdasarkan berbagai analisis itu fokus pada keamanan & strategi militer Barat. Narasinya sering mengikuti klaim resmi pemerintah dan sulit verifikasi independen karena aksesnya yang sangat terbatas ke Iran. 


Karena itu mencari media pembanding itu sangat penting, biar info yang kita terima gak bias satu sisi saja. Misalnya saja kita bisa bandingkan media-media Barat di atas dengan media-media ini:


Media Timur Tengah/Non-Barat: Misalnya saja Al Jazeera, Anadolu Agency, Press TV dll.


Ciri-ciri dari pemberitaan media-media non Barat tsb., adalah lebih banyak menyorot dampak sipil & kritiknya terhadap Barat. Kemudian framing mereka sering berbeda jauh dari media-media AS.


Contohnya, Al Jazeera fokus ke eskalasi regional & korban sipil, Anadolu Agency melaporkan detail proposal damai versi sumber non-Barat. Sedangkan untuk Media Israel, kalian bisa mengkonsumsi berita dari Haaretz, The Times of Israel dll. Ciri-cirinya framing konflik sebagai defensif melawan ancaman Iran dan fokus ke keamanan domestik & ancaman misil.


Sedangkan Media Iran (state media) namanya Islamic Republic News Agency, Press TV dll. Ciri-cirinya menekankan perlawanan & kemenangan Iran, sering dituduh oleh media-media Barat dan pejabat-pejabat AS serta Israel, media-media Iran tsb., telah menyebarkan disinformasi. 


Ya iyalah, wong Iran berjaya terus dalam setiap serangan balasannya ke Israel dan ke pangkalan-pangkalan militer AS. Makanya selain takut, AS dan Israel juga sangat malu, kalau dunia mengkonsumsi beritanya dari Iran, maunya AS dan Israel masyarakat dunia itu mengkonsumsi beritanya dari pemberitaan mereka sendiri saja, biar nantinya ada berita aneh-aneh, seperti Pemerintah Iran membantai 40 ribu orang demonstran, istri Sayyid Ali Khamenei ada banyak dll. Haha...AS dan Israel kalau tidak nyebarin berita-berita fitnah seperti itu, akan lenyap dari dulu dari peta bumi !. 😂


Selain itu ada lagi Media-media alternatif yang kritis terhadap Barat. Misalnya Democracy Now !, Mondoweiss dll. Ciri-cirinya lebih kritis ke kebijakan luar negeri AS, sering membahas dampak kemanusiaan & propaganda.


Nah kalau kalian mau memakai media-media sebagai pembanding (biar gak kejebak bias informasi) dan agar benar-benar mengerti, serta objektif menganalisis konflik Iran Vs. USA dan Isrewel ini, kalian minimal bandingkanlah 3 sisi dari:


1. Media Barat mainstream, misalnya CNN/NYT.


2. Media Timur Tengah, misalnya Jazeera.


3. Salah satu dari pihak konflik, misalnya Israel atau Iran.


Kenapa harus demikian? Karena konflik ini penuh propaganda & info yang terbatas karena dibatasi. Karena itu laporan awal sering sulit diverifikasi. Media mainstream Barat utama misalnya CNN, BBC, NYT, Washington Post, Reuters, dll., itu sangat dominan, tapi tidak netral sepenuhnya.


Olehnya untuk perspektif lebih utuh, wajib bandingkan dengan: Al Jazeera (Middle East), media Israel, media Iran dan media alternatif. Pasti deh kalian baru akan dapat menemukan info yang lebih luas dan terang benderang, betapa ternyata Iran adalah Super Powernya dunia, yang memiliki berjuta gudang senjata dengan Kota-Kota Rudal bawah tanahnya yang menakjubkan dunia ! Waowww...(SHE).


29 Maret 2026.


Saiful Huda Ems (SHE).

Komentar

Tampilkan

  • Perang Narasi dan Propaganfa Media media di Dunia
  • 0

Terkini

Topik Populer