ANCHOR OPEN (Presenter di Studio)
Pemirsa, seorang warga Kabupaten Wajo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Maniangpajo atas respons cepat yang diberikan setelah dirinya menjadi korban tindak penjambretan. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Poros Anabanua–Tarumpakkae, Kecamatan Maniangpajo, dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
VO 1
Peristiwa penjambretan dialami oleh Fitteri Anti binti Nawir pada hari Minggu 7 Juni 2026, sekitar pukul 11.45 WITA. Saat itu korban sedang berboncengan dengan rekannya dan melintas di Jalan Poros Anabanua–Tarumpakkae, tepatnya di depan Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq atau Wahdah, Dusun Salodua, Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo.
VO 2
Menurut keterangan korban, pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung merampas tas selempang miliknya. Setelah berhasil mengambil tas korban, pelaku segera melarikan diri dari lokasi kejadian.
VO 3
Di dalam tas tersebut terdapat sejumlah barang berharga, di antaranya KTP, SIM C, kartu ATM, STNK sepeda motor, uang tunai sekitar empat ratus ribu rupiah, serta satu unit telepon genggam iPhone 11 berwarna hitam.
VO 4
Usai kejadian, korban langsung mendatangi Polsek Maniangpajo untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Maniangpajo segera bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan tindakan kepolisian dan mengumpulkan informasi awal.
SOT KAPOLSEK MANIANGPAJO – IPTU HARYADI
"Dua orang perempuan datang ke Polsek Maniangpajo dan melaporkan bahwa tas miliknya telah dijambret. Setelah menerima laporan tersebut, personel kami langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan tindakan kepolisian dan pengumpulan informasi awal."
VO 5
Berdasarkan laporan yang diterima, kerugian korban ditaksir mencapai sekitar empat juta sembilan ratus ribu rupiah. Meski demikian, korban tidak mengalami luka fisik dalam kejadian tersebut.
VO 6
Korban mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas kepolisian. Saat melapor, dirinya masih dalam kondisi syok dan gemetar akibat kejadian yang baru dialami.
SOT KORBAN – FITTERI ANTI
"Menyampaikan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Maniangpajo atas respons cepat yang diberikan setelah dirinya melaporkan tindak penjambretan yang dialami. Dirinya mendapatkan pelayanan yang ramah serta penanganan yang cepat sehingga proses tindak lanjut dapat segera dilakukan."
VO 7
Korban berharap aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan menindaklanjuti laporan yang telah diterima.
ANCHOR CLOSE
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindak kejahatan. Hingga kini, kasus penjambretan tersebut masih dalam proses penyelidikan.
BERITAWAJO.ID
Laporan: Tim Liputan
Editor: Edi Prekendes


