-->

Iklan

Jalan Provinsi di Desa Lautang Dikaji Ulang, Bupati: Harus Menggunakan Rabat Beton

REDAKSI
Senin, 20 Juli 2026, 6:57 AM WIB Last Updated 2026-07-19T23:03:55Z

 


BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Bupati Wajo memberikan penjelasan terkait penghentian sementara proyek peningkatan ruas jalan provinsi di Desa Lautang, Kecamatan Belawa, yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Senin 20/07/26.


Menurutnya, proyek tersebut bukan dibatalkan, melainkan sedang dalam proses kajian ulang karena kondisi geografis Desa Lautang yang merupakan wilayah rawan banjir. Oleh karena itu, konstruksi jalan yang awalnya direncanakan menggunakan aspal perlu disesuaikan agar lebih tahan terhadap kondisi lingkungan setempat.


"Desa Lautang itu daerah banjir, sehingga harus dihitung ulang dan direvisi. Jika menggunakan aspal, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama. Karena itu sedang dikaji untuk menggunakan rabat beton," jelas Bupati Wajo.


Ia menegaskan bahwa program pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Wajo tetap menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, sejak awal telah direncanakan penanganan sekitar 105 kilometer ruas jalan provinsi yang tersebar di wilayah Wajo.


"Jadi bukan tidak mau dikerjakan. Dari awal sudah dinyatakan bahwa semua jalan provinsi di Wajo akan dikerja. Hanya saja untuk Lautang perlu penyesuaian karena kondisi wilayahnya berbeda dengan daerah lain," ujarnya.


Baca Juga : Lima Anggota DPRD Sulsel Tinjau Belawa, Jalan Provinsi ke Desa Lautang Kembali Jadi Sorotan




Sebelumnya, lima anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan juga telah turun langsung menemui warga untuk memberikan penjelasan terkait kondisi proyek tersebut. Dalam pertemuan itu, masyarakat diberikan pemahaman bahwa pembangunan jalan di Desa Lautang tetap akan dilaksanakan setelah proses kajian teknis selesai.


Bupati menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan guna mencari solusi terbaik agar pembangunan jalan yang dinantikan masyarakat dapat segera terealisasi dengan konstruksi yang lebih sesuai dan berkelanjutan.


"Kami berharap masyarakat tetap tenang karena proyek ini tidak dibatalkan. Yang dilakukan saat ini adalah penyesuaian teknis agar hasil pembangunan nantinya lebih kuat, aman, dan bertahan lama," pungkasnya.(Tim)


Editor : Edi Prekendes 

Komentar

Tampilkan

  • Jalan Provinsi di Desa Lautang Dikaji Ulang, Bupati: Harus Menggunakan Rabat Beton
  • 0

Terkini

Topik Populer