BERITAWAJO.ID, BELAWA – Kondisi ruas jalan provinsi yang melintasi Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam kunjungan kerja lima anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, persoalan infrastruktur jalan menuju Desa Lautang menjadi salah satu topik utama yang dibahas bersama pemerintah kecamatan dan warga, Minggu 19/0726.
Camat Belawa, Arifuddin Arman, S.Kom., SH., M.Si, menjelaskan bahwa Kecamatan Belawa terdiri dari 9 wilayah administrasi, yakni 3 kelurahan dan 6 desa.
Tiga Kelurahan dan Enam Desa di Kecamatan Belawa
Tiga kelurahan tersebut adalah:
- Kelurahan Belawa
- Kelurahan Malakke
- Kelurahan Macero
Sedangkan enam desa meliputi:
- Desa Ongkoe
- Desa Sappa
- Desa Wele
- Desa Lautang
- Desa Leppangeng
- Desa Limporilau
Menurut Camat Belawa, ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai jalan poros provinsi melintasi beberapa wilayah strategis di kecamatan tersebut.
Jalur Jalan Provinsi yang Melintasi Belawa
Berdasarkan penjelasan Arifuddin Arman, ruas jalan provinsi yang menjadi akses utama masyarakat melintasi:
Desa Wele → Desa Sappa → Kelurahan Malakke → Kelurahan Belawa → Desa Lautang
Ruas ini menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Wajo dengan wilayah perbatasan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Meski panjang pastinya belum diukur secara resmi, berdasarkan hasil diskusi yang berkembang dalam pertemuan bersama DPRD Sulsel, ruas yang menjadi perhatian warga dari Desa Lautang menuju perbatasan Sidrap diperkirakan sekitar 6 kilometer.
Aksi Warga Jadi Sorotan
Kerusakan jalan di wilayah Desa Lautang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah warga melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pisang di badan jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang dinilai rusak dan membutuhkan perbaikan.
Menurut Camat Belawa, aspirasi tersebut merupakan kebutuhan nyata masyarakat.
"Memang sudah menjadi kebutuhan warga untuk diperbaiki. Apalagi jalan tersebut merupakan akses penting masyarakat menuju wilayah perbatasan," ujar Arifuddin Arman.
Lima Anggota DPRD Sulsel Turun Langsung
Dalam kunjungan kerja tersebut hadir lima anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, antara lain:
- Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif
- H. Suriadi Bohari
- Sultan Tajang
- Anarchie Arus Bakti
- Andi Ayoga Fadel Akbar
Kehadiran rombongan DPRD Sulsel bertujuan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait program pembangunan jalan provinsi yang sebelumnya telah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Diperjuangkan Masuk Anggaran 2027
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulsel menyampaikan bahwa ruas jalan menuju Desa Lautang tetap menjadi bagian yang akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam penganggaran berikutnya.
Menurut penjelasan yang diterima pemerintah kecamatan, pembangunan jalan tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga penyelesaiannya dilakukan secara bertahap.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan disebut akan mengupayakan agar sisa ruas yang belum tertangani dapat masuk dalam APBD Pokok Tahun 2027.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Belawa berharap kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi serapan aspirasi semata, tetapi mampu menghasilkan realisasi pembangunan yang dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi warga, serta memperkuat akses transportasi menuju kawasan perbatasan Wajo–Sidrap.
Dengan posisi Belawa sebagai salah satu kecamatan penghubung antarwilayah, keberadaan jalan yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Sumber: Wawancara Camat Belawa Arifuddin Arman, S.Kom., SH., M.Si. dan hasil kunjungan kerja DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Editor : Edi Prekendes


