BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Panitia Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni SMADA STIWA Periode 2026–2029 secara resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan acara yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026 di Aula Islamic Centre, Sengkang.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat Panitia Pelaksana Nomor 007/PANPEL/VII/2026 tertanggal 5 Juli 2026 tentang Penyesuaian Jadwal Acara. Dalam surat itu disebutkan bahwa kegiatan ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan, disertai permohonan maaf kepada seluruh alumni dan tamu undangan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Sebelumnya, seluruh rangkaian persiapan telah dimatangkan melalui gladi bersih yang diikuti panitia dan pengurus IKA SMADA STIWA. Namun, pelaksanaan pengukuhan akhirnya harus ditunda karena Ketua Umum IKA SMADA STIWA terpilih, H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., berhalangan hadir lantaran mendampingi ibundanya yang sedang menjalani perawatan akibat kondisi sakit serius di Makassar.
Sekretaris Umum IKA SMADA STIWA, H. Andi Muh. Zulkarnaen, menjelaskan bahwa seluruh persiapan sebenarnya telah rampung dan panitia siap melaksanakan kegiatan sesuai jadwal.
"Persiapan kita sebenarnya sudah matang. Namun, setelah menerima kabar bahwa Ketua Umum harus mendampingi orang tua beliau yang sedang sakit, panitia memutuskan menunda pelaksanaan acara," ujarnya.
Baca Juga : Gladi Bersih Persiapan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus IKA SMADA STIWA
Menurut H. Andi Muh. Zulkarnaen, penundaan tidak dapat dihindari karena proses pengukuhan Ketua Umum maupun pelantikan pengurus tidak dapat diwakilkan. Oleh sebab itu, panitia memilih menunggu hingga Ketua Umum dapat hadir secara langsung.
Panitia berharap seluruh alumni dapat memahami keputusan tersebut serta bersama-sama mendoakan agar ibunda H. Andi Rosman segera diberikan kesembuhan sehingga agenda pengukuhan dan pelantikan dapat dijadwalkan kembali dalam waktu yang tepat.
Hingga saat ini, panitia belum menetapkan jadwal pengganti. Informasi mengenai waktu pelaksanaan yang baru akan disampaikan setelah ada kepastian dari Ketua Umum dan mempertimbangkan kondisi keluarganya.
Editor : Edi Prekendes



