BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, turut mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras dalam rangkaian kunjungan kerja ke dua proyek strategis nasional di Kabupaten Wajo, Selasa (28/7/2026).
Dua lokasi yang dikunjungi yakni Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Sengkang di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, serta Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng.
Dalam kunjungan tersebut, Sultan Tajang mendampingi rombongan yang juga dihadiri Bupati Wajo H. Andi Rosman, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (PBPK) Sulawesi Selatan Baskoro Elmiawan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Wajo H. Ibnu Hasyim, Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Wajo Andi Gusti Makkorodda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo.
Kepada BERITAWAJO.ID, Sultan Tajang menjelaskan bahwa kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi V DPR RI kali ini difokuskan pada dua proyek yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
"Hari ini kami mendampingi Bapak Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras meninjau dua lokasi. Pertama, pembangunan SPAM Kota Sengkang di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo. Kedua, pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng," ujarnya.
Baca Juga : Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Pembangunan SPAM Kota Sengkang, Target Rampung Desember 2026
Menurut Sultan Tajang, kedua proyek tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Wajo. Pembangunan SPAM akan meningkatkan pelayanan air bersih, sementara Sekolah Rakyat menjadi program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan pendidikan gratis dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pada kunjungan pertama di lokasi SPAM Kota Sengkang, Andi Iwan Darmawan Aras memastikan proyek segera memasuki tahap pekerjaan fisik setelah proses lelang dan penandatanganan kontrak selesai. Pembangunan yang didukung anggaran sekitar Rp25 miliar tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 dengan kapasitas awal 50 liter per detik yang mampu melayani sekitar 4.000 sambungan rumah.
Proyek WTP (Water Treatment Plant) atau Instalasi Pengolahan Air merupakan fasilitas utama dalam Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berfungsi mengolah air baku menjadi air bersih yang layak konsumsi sebelum didistribusikan kepada masyarakat melalui jaringan perpipaan. Pembangunan WTP Kota Sengkang diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Sengkang dan sekitarnya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum (PDAM) Wajo.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 di Kecamatan Majauleng. Di lokasi ini, Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu Program Strategis Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Ia menjelaskan, paket pembangunan yang mencakup Kabupaten Wajo memiliki nilai sekitar Rp1,2 triliun untuk lima lokasi, sementara paket lainnya bernilai sekitar Rp900 miliar untuk empat lokasi.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sulawesi Selatan, Iwan, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan lebih dari enam hektare tersebut telah mencapai progres sekitar 89 persen. Fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, SMA, asrama putra-putri, masjid, Gedung Serbaguna, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya dengan kapasitas sekitar 1.200 siswa.
Bupati Wajo H. Andi Rosman mengapresiasi dukungan Komisi V DPR RI terhadap pembangunan dua proyek tersebut. Menurutnya, SPAM Kota Sengkang akan menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, sedangkan Sekolah Rakyat menjadi harapan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Wajo.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sulsel VIII (Wajo-Soppeng), Sultan Tajang berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Wajo terus diperkuat agar berbagai program strategis nasional dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami akan terus mengawal program-program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat Wajo, baik infrastruktur air bersih maupun sektor pendidikan. Sinergi ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tutup Sultan Tajang.(Tim)
Editor: Edi Prekendes





