BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Menjelang penyusunan program kerja ORARI Lokal Wajo periode 2026–2029, berbagai usulan mulai bermunculan dari anggota untuk mendukung pengembangan organisasi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Selasa 21/07/26.
Salah satu gagasan menarik datang dari anggota ORARI Lokal Wajo, Om Bejo, yang mengusulkan agar ORARI menggelar Lomba Mancing Terbuka di kawasan Padduppa, Kabupaten Wajo.
Menurut Om Bejo, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota ORARI, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat luas, khususnya para penghobi memancing yang jumlahnya cukup besar di Kabupaten Wajo.
"Kalau persepsi saya, agar lebih bersentuhan dengan masyarakat Wajo, kita bisa mengadakan lomba mancing di Padduppa. Dulu Wajo Fishing Community (WFC) pernah mengadakan lomba memperebutkan Piala Bupati dan sukses besar," ungkap Om Bejo.
Ia menjelaskan, kegiatan yang pernah digelar komunitas pemancing tersebut mampu menarik sekitar 400 angler (pemancing). Namun karena keterbatasan lokasi, jumlah peserta saat itu harus dibatasi sekitar 300 orang.
Menurutnya, keberhasilan komunitas kecil seperti WFC menjadi bukti bahwa kegiatan serupa sangat memungkinkan dilaksanakan oleh ORARI Lokal Wajo dengan dukungan seluruh anggota dan pengurus.
"Bisa dibayangkan, organisasi kecil saja mampu melaksanakan kegiatan besar, mengumpulkan dana, bahkan menyediakan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor matic," tambahnya.
Baca Juga : Pengukuhan DPP dan Pengurus ORARI Lokal Wajo 2026–2029 Digelar 25 Juli, Menandai Babak Baru Organisasi
Konsep Lomba
Dalam usulannya, Om Bejo juga menawarkan konsep pendaftaran yang dinilai cukup menarik dan berpotensi menambah pemasukan kegiatan.
Setiap peserta diperbolehkan menggunakan lebih dari satu joran atau alat pancing. Apabila seorang peserta ingin menggunakan dua pancing sekaligus, maka biaya pendaftaran dihitung sesuai jumlah pancing yang digunakan.
Sebagai contoh:
- 1 pancing = Rp100.000
- 2 pancing = Rp200.000
- 3 pancing = Rp300.000
Dengan sistem tersebut, panitia dinilai dapat memperoleh tambahan pendapatan untuk mendukung biaya operasional kegiatan maupun penyediaan hadiah bagi para pemenang.
Menunggu Tanggapan Pengurus
Meski demikian, Om Bejo menegaskan bahwa dirinya hanya sebatas memberikan gagasan awal dan berharap usulan tersebut dapat dibahas lebih lanjut oleh jajaran pengurus ORARI Lokal Wajo.
"Tanggapan dan keputusan tentu berada di tangan pengurus ORARI Lokal Wajo. Saya hanya sebagai pionir yang memberikan ide," ujarnya.
Usulan ini mendapat perhatian karena dinilai sejalan dengan semangat ORARI yang tidak hanya bergerak dalam bidang komunikasi radio amatir, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian sosial, dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Apabila terealisasi, lomba mancing tersebut berpotensi menjadi salah satu program unggulan ORARI Lokal Wajo yang mampu menarik partisipasi ratusan peserta dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan ORARI lebih luas kepada masyarakat Kabupaten Wajo.
Editor : Edi Prekendes



