BERITAWAJO.ID, INTERNASIONAL - Islamic Revolutionary Guard Corps(IRGC) mengklaim telah menangkap 178 orang yang disebut sebagai “pengkhianat” dan tentara bayaran bagi musuh Israel–Amerika sejak awal perang terhadap Iran. Menurut pernyataan mereka, para tahanan diduga mengirimkan lokasi sensitif termasuk pusat Bulan Sabit Merah dan pos pemeriksaan yang kemudian menjadi target serangan.
Selain itu, sejumlah warga asing juga disebut ikut ditangkap, dengan temuan peralatan militer, teknologi, hingga senjata di tangan mereka. Laporan ini muncul di tengah gelombang penangkapan yang lebih luas. Sebelumnya, otoritas Iran juga dilaporkan telah menahan ratusan orang atas tuduhan memberikan informasi kepada musuh seperti Israel dan Amerika Serikat.
Di balik perang terbuka, ada perang lain yang tak terlihat— perang intelijen, infiltrasi, dan pengkhianatan dari dalam. Follow sekarang buat update konflik global paling panas & sudut pandang yang jarang dibahas
Editor : Edi Prekendes


