BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, S.H.I., menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program pembangunan di Kabupaten Wajo saat menggelar kegiatan Reses Temu Konstituen Masa Persidangan III Tahun 2025–2026.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Juang AIA, Bola Pute, Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Selasa malam (28/7/2026), dihadiri ratusan masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah pejabat dan legislator.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Wajo Ibnu Hajar, Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo Drs. H. Alamsyah, M.Si., Lurah, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader Partai Gerindra, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sultan Tajang menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang terus diberikan H. Andi Iwan Darmawan Aras kepada masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Wajo.
"Beliau bukan lagi hanya menjadi tokoh Sulawesi Selatan, tetapi sudah menjadi tokoh nasional. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan terus dapat mengabdi kepada masyarakat Sulawesi Selatan maupun Indonesia," ujarnya.
Sultan Tajang menegaskan bahwa dirinya bersama H. Andi Iwan Darmawan Aras memiliki komitmen yang sama untuk mengawal seluruh program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat Wajo.
Menurutnya, sektor infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, serta fasilitas pertanian masih menjadi prioritas utama yang terus diperjuangkan melalui jalur legislatif.
"Komitmen kami adalah mengawal seluruh pembangunan di Kabupaten Wajo. Infrastruktur jalan, jaringan irigasi, hingga jembatan akan terus kami perjuangkan agar mendapatkan perhatian pemerintah," katanya.
Ia mengakui pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani.
Namun demikian, Sultan Tajang menilai masih banyak kebutuhan yang harus diperjuangkan mengingat Kabupaten Wajo memiliki wilayah yang luas.
Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Cengkanae yang menghubungkan akses masyarakat dan dinilai sangat penting untuk meningkatkan mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Ini sudah menjadi perhatian kami bersama. Kami akan terus mengawal agar pembangunan jembatan tersebut dapat segera direalisasikan oleh pemerintah," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap proyek pembangunan yang dilaksanakan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Yang terpenting bukan hanya pembangunan terlaksana, tetapi kualitasnya juga harus dijaga agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," tutup Sultan Tajang.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, pertanian, hingga pelayanan publik di Kabupaten Wajo.(Tim)
Editor: Edi Prekendes


