BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Upaya membangun budaya peduli lingkungan di Kabupaten Wajo terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polres Wajo resmi menjadi bagian dari Penggerak Cinta Lingkungan (PCL), yang ditandai dengan penyerahan armada motor sampah roda tiga kepada Polres Wajo.
Penyerahan armada tersebut diterima langsung oleh Kapolres Wajo, AKBP Douglas Mahendrajaya, sebagai simbol dimulainya sinergi antara Polres Wajo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, Senin 3/8/2026.
Kapolres Wajo mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai Penggerak Cinta Lingkungan merupakan bentuk komitmen Polres Wajo dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mendorong warga untuk lebih disiplin memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
"Sinergi antara Polres Wajo dan Dinas Lingkungan Hidup merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kami berharap Bhabinkamtibmas dapat menjadi motor penggerak yang mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Kapolres Wajo.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal, mengapresiasi dukungan penuh Polres Wajo dalam menyukseskan Gerakan PISOTA' (Pilah Sampah, Olah Sampah, Tanami Pekarangan).
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Wajo beserta jajaran atas kesediaannya mendukung program Penggerak Cinta Lingkungan. Setelah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh PCL akan mengikuti pembekalan agar memiliki pemahaman dan kemampuan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan," kata Andi Fakhrul Rijal.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Lingkungan Hidup menargetkan setiap kelurahan di Kecamatan Tempe didampingi oleh dua Penggerak Cinta Lingkungan, yakni Babinsa dari TNI dan Bhabinkamtibmas dari Polri.
Kolaborasi kedua unsur tersebut diharapkan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menyukseskan Gerakan PISOTA' sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.(Tim)
Editor : Edi Prekendes


