BERITAWAJO.ID, BELAWA - Budidaya semangka di Desa Lautan, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Masyarakat setempat yang menanam semangka merah dan kuning kini memasuki masa panen dengan buah berukuran besar dan rasa yang disebut manis.
Salah seorang warga mengungkapkan, tanaman semangka tersebut dibudidayakan di lahan sekitar 1 hektare dengan masa tanam hingga panen kurang lebih dua bulan.
Dari satu musim tanam, hasil penjualan semangka disebut mencapai sekitar Rp90 juta.
“Sekarang sudah panen. Buahnya besar dan manis. Dalam waktu sekitar Dua bulan sudah bisa dipanen,” ujar warga Amdae Desa Lautan saat ditemui Minggu 12/9/26.
Menurut warga, keberhasilan panen tersebut menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian dengan komoditas yang memiliki nilai ekonomi.
Semangka Merah dan Kuning Jadi Pilihan
Dalam budidayanya, warga Desa Lautan menanam dua jenis semangka, yakni semangka merah dan semangka kuning.
Semangka merah memiliki daging buah berwarna merah yang umumnya berkaitan dengan kandungan likopen. Sementara semangka kuning mempunyai warna daging berbeda karena komposisi pigmen alaminya.
Kedua jenis semangka tersebut juga memiliki kandungan air yang tinggi dan sejumlah nutrisi, sehingga banyak diminati masyarakat sebagai buah konsumsi, terutama saat cuaca panas.
Dua Bulan dari Tanam hingga Panen
Masa budidaya sekitar tiga bulan membuat semangka menjadi salah satu tanaman yang cukup menarik bagi petani yang ingin mengembangkan komoditas hortikultura dengan siklus relatif pendek.
Dengan luas lahan sekitar 1 hektare, hasil penjualan yang mencapai Rp90 juta dalam satu musim menunjukkan adanya potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.
Meski demikian, angka tersebut merupakan nilai hasil penjualan yang disampaikan warga. Besarnya keuntungan bersih tetap bergantung pada biaya produksi, seperti bibit, pupuk, pestisida, tenaga kerja, pengairan, pengolahan lahan, hingga biaya pemasaran.
Warga berharap budidaya semangka di Desa Lautan dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu alternatif usaha pertanian yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Panen semangka merah dan kuning di Desa Lautan ini sekaligus memperlihatkan bahwa lahan pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan apabila dikelola dengan baik,(Tim).
Editor : Edi Prekendes


