BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran” di Gedung DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (24/6/2026).
Rencana aksi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan resmi yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Wajo. Dalam surat bernomor 005.PC-XV.Y-01.01.031.08.A-I.06.2026, PMII Wajo menyebutkan aksi akan dimulai pukul 13.00 WITA dengan estimasi peserta sekitar 100 orang.
Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar Alminsyah, meminta seluruh anggota DPRD Kabupaten Wajo hadir untuk menerima dan mendengarkan aspirasi mahasiswa yang akan disampaikan dalam aksi tersebut.
“Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai kebijakan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian dan evaluasi,” demikian isi surat pemberitahuan yang ditandatangani pengurus PMII Wajo.
Dalam aksi tersebut, PMII Wajo membawa enam tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah pusat, yakni:
- Menegakkan amanat UUD 1945 Pasal 33 secara berdaulat.
- Mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
- Memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
- Melakukan reshuffle dan efisiensi struktur kabinet berdasarkan kompetensi serta otoritas.
- Melakukan reset terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) dan membubarkan KDMP.
- Meningkatkan kesejahteraan guru
PMII menilai berbagai tuntutan tersebut penting untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Aksi yang akan dipusatkan di halaman Kantor DPRD Kabupaten Wajo itu diperkirakan akan menjadi salah satu agenda unjuk rasa mahasiswa terbesar di Kabupaten Wajo dalam beberapa bulan terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPRD Kabupaten Wajo terkait kesiapan menerima aspirasi mahasiswa dalam aksi yang direncanakan berlangsung pada Rabu siang tersebut.(Tim)
Editor : Edi Prekendes
Editor : Redaksi



