-->

Iklan

Warga Keluhkan Antrean Solar di SPBU Amessangeng, Pertamina Pastikan Penyaluran Kini Kembali Normal

REDAKSI
Selasa, 23 Juni 2026, 12:44 PM WIB Last Updated 2026-06-23T04:44:45Z



BERITAWAJO.ID, WAJO – Keluhan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan pengisi BBM solar bersubsidi di SPBU Pertamina Amessangeng, Kabupaten Wajo, akhirnya mendapat tanggapan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Setelah sempat dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu akses rumah dan tempat usaha, Pertamina memastikan kondisi penyaluran Bio Solar saat ini telah kembali normal dan lebih tertib.


Sebelumnya, warga di sekitar SPBU Amessangeng mengeluhkan antrean kendaraan, khususnya truk dan kendaraan pengangkut barang, yang setiap hari mengular hingga menutupi akses keluar masuk rumah, toko, bengkel, dan sejumlah tempat usaha di sekitar lokasi SPBU.


Kondisi tersebut dinilai tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami penurunan omzet karena pelanggan kesulitan menjangkau lokasi usaha mereka.


Salah seorang pemilik bengkel mengaku banyak pelanggan yang membatalkan kunjungan karena akses menuju tempat usahanya tertutup kendaraan yang mengantre solar.


"Pelanggan banyak yang batal masuk karena akses menuju bengkel tertutup kendaraan yang mengantre. Kami yang menanggung dampaknya. Pendapatan menurun dan aktivitas usaha terganggu," keluhnya.


Keluhan serupa disampaikan Alam Mulawarman, pemilik usaha yang berada di sekitar kawasan SPBU. Menurutnya, warga tidak pernah mempermasalahkan masyarakat yang membeli BBM, namun pengaturan antrean harus tetap memperhatikan hak warga sekitar.


"Kami tidak mempermasalahkan orang mengantre BBM, tetapi jangan sampai rumah dan tempat usaha masyarakat tertutup. Kami juga punya hak untuk beraktivitas dan mencari nafkah. Jangan sampai warga yang menjadi korban karena lemahnya pengaturan antrean," tegas Alam.


Selain masalah akses, sebagian warga juga menyoroti dugaan adanya kendaraan tertentu yang berulang kali melakukan pengisian solar subsidi. Dugaan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kemungkinan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang selama ini menjadi perhatian publik.


Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, memastikan bahwa kondisi penyaluran Bio Solar di SPBU Amessangeng saat ini telah berjalan normal.


"Saat ini kondisi penyaluran di SPBU Amessangeng telah berjalan normal. Pengaturan antrean kendaraan telah dilakukan sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan kebutuhan BBM masyarakat tetap dapat terlayani dengan baik," ujar Ridho, Senin (22/6/2026).


Menurut Ridho, Pertamina terus melakukan monitoring terhadap stok dan distribusi Bio Solar di wilayah Sulawesi Selatan guna memastikan kebutuhan sektor transportasi, logistik, dan masyarakat tetap terpenuhi sesuai peruntukannya.


Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan apresiasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang telah membantu menjaga ketertiban antrean kendaraan di sekitar SPBU.


"Kami mengapresiasi dukungan dan sinergi yang telah diberikan oleh Aparat Penegak Hukum dalam membantu pengaturan antrean di lapangan. Kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," kata Lilik.


Pertamina juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi tata tertib yang berlaku di SPBU demi mendukung distribusi BBM subsidi yang tepat sasaran.


Meski demikian, warga berharap kondisi yang kini disebut telah normal dapat terus dipertahankan. Mereka meminta pihak SPBU, Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat terkait terus melakukan pengawasan agar antrean kendaraan tidak kembali mengganggu akses rumah, tempat usaha, maupun fasilitas umum di sekitar lokasi.


Masyarakat menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan bukan bentuk penolakan terhadap distribusi BBM, melainkan harapan agar pelayanan kepada konsumen tetap berjalan tanpa mengorbankan hak warga yang tinggal dan mencari nafkah di sekitar SPBU.


Editor: Edi Prekendes

Komentar

Tampilkan

  • Warga Keluhkan Antrean Solar di SPBU Amessangeng, Pertamina Pastikan Penyaluran Kini Kembali Normal
  • 0

Terkini

Topik Populer