BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Suasana haru menyelimuti keluarga besar UPTD SDN 260 Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (31/7/2026). Kepala Sekolah Syahrida, S.Pd resmi berpamitan kepada para guru, orang tua murid, dan seluruh peserta didik menjelang memasuki masa purnabakti yang dimulai pada 1 Agustus 2026.
Perpisahan tersebut disampaikan melalui pesan yang dikirimkan kepada para guru kelas, orang tua murid, serta siswa di grup komunikasi sekolah. Dalam pesannya, Syahrida menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasih atas kebersamaan selama memimpin sekolah sejak tahun 2015.
"Besok adalah hari terakhir tugas saya sebagai kepala sekolah. Sebelum saya pamit dan keluar dari grup ini, saya memohon maaf apabila selama menjadi kepala sekolah sejak tahun 2015 ada ucapan maupun tingkah laku saya yang kurang berkenan di hati bapak, ibu orang tua, ibu guru, serta anak-anakku semua," tulis Syahrida.
Ia mengakui, selama memimpin sekolah dirinya kerap bersikap tegas kepada peserta didik yang melakukan pelanggaran atau kesalahan. Namun, menurutnya, sikap tersebut semata-mata dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab untuk mendidik dan membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang disiplin dan berakhlak baik.
"Kalau saya pernah berbicara dengan nada tinggi atau memarahi anak-anak, itu saya lakukan karena ingin mereka berperilaku baik hingga menyelesaikan pendidikan di SDN 260 Lapongkoda," ungkapnya.
Menjelang mengakhiri masa tugasnya, Syahrida juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga sekolah atas segala kekurangan selama mengabdi. Ia berharap hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terpelihara meski dirinya tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah.
"Walaupun saya sudah tidak bertugas lagi, semoga silaturahmi kita tetap terjalin dengan baik," ujarnya.
Selama kurang lebih 11 tahun memimpin SDN 260 Lapongkoda, Syahrida telah mengabdikan diri dalam membina peserta didik serta membangun kerja sama dengan para guru dan orang tua murid demi kemajuan sekolah.
Ucapan pamit tersebut pun mendapat perhatian dan doa dari rekan guru, orang tua siswa, serta masyarakat yang mengenal dedikasi dan pengabdiannya di dunia pendidikan.(Tim)
Editor : Edi Prekendes


