BERITAWAJO.ID, TANASITOLO — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Dusun Daregetta, Desa Ujung Baru, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Senin (24/8/2026) siang.
Kebakaran tersebut melanda lahan kebun milik warga setempat, Sdr. H. Fodang, 70 tahun, yang berprofesi sebagai petani. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.30 WITA setelah seorang warga bernama Baba melihat kobaran api membakar rumput di area perkebunan. Informasi itu kemudian disampaikan kepada Babinsa Koramil 02/Tanasitolo.
Mendapat laporan tersebut, Babinsa bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman awal sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wajo untuk meminta bantuan.
Sekitar pukul 14.40 WITA, dua unit mobil Damkar Kabupaten Wajo tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
Berkat respons cepat Babinsa, masyarakat, dan petugas Damkar, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.50 WITA. Kebakaran tidak sampai meluas ke area perkebunan lainnya maupun permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.
Babinsa Koramil 02/Tanasitolo, Serda Syakur, menjelaskan bahwa kondisi rumput dan lahan yang kering serta cuaca yang relatif panas membuat api berpotensi cepat menjalar.
“Penanganan dapat dilakukan dengan cepat berkat respons awal Babinsa bersama masyarakat serta dukungan dua unit Damkar Kabupaten Wajo,” demikian keterangan yang diperoleh dari Serda Syakur.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiel berupa lahan kebun dan rumput masyarakat yang terbakar sekitar 2 hektare. Tidak ada bangunan maupun fasilitas umum yang terdampak.
Sementara itu, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto, S.I.P. mengimbau Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk meningkatkan patroli serta pemantauan terhadap lahan perkebunan yang rawan terjadi kebakaran.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran rumput maupun sampah di sekitar lahan perkebunan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
“Pencegahan harus menjadi perhatian bersama agar kebakaran lahan tidak meluas dan membahayakan permukiman maupun lingkungan sekitar,” imbauannya
Sumber : Pendim 1406 Wajo
Editor. : Edi Prekendes


