BERITAWAJO.ID, SENGKANG - Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 2–SMA Negeri 3 Wajo (IKASMADASTIWA), H. A. Rosman, menyambangi ruang kelas SMA Negeri 3 Wajo dan berdialog langsung dengan para siswa, Senin (24/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andi Rosman mengajak para siswa berbicara tentang cita-cita dan masa depan. Ia menanyakan impian para siswa setelah menyelesaikan pendidikan, sekaligus memberikan pesan tentang pentingnya mempersiapkan diri sejak bangku sekolah.
Di hadapan siswa, Andi Rosman menyampaikan tiga kunci yang menurutnya penting untuk meraih kesuksesan, yakni rajin belajar dan berdoa, tidak melawan orang tua, serta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Ketekunan dalam belajar harus diiringi dengan akhlak yang baik, terutama dalam menghormati dan berbakti kepada orang tua.
“Tapi biar seribu kali shalawat, kalau melawan orang tua tidak akan berhasil. Kunci sukses adalah berbakti kepada orang tua,” kata Andi Rosman kepada para siswa.
Ia juga mendorong siswa agar berani menetapkan cita-cita dan mulai menyusun langkah untuk mencapainya. Menurutnya, masa sekolah merupakan momentum penting untuk membangun kebiasaan belajar, kedisiplinan, serta karakter yang akan menjadi bekal di masa depan.
Kunjungan tersebut dilakukan Andi Rosman bersama jajaran pengurus IKASMADASTIWA, di antaranya Ketua Harian Syafruddin Asong, Sekretaris Umum Andi Zulkarnain, Wakil Ketua I Andi Mario, Wakil Ketua II Andi Yusri Jaya, dan Bendahara Umum Rahmatullah serta sejumlah pengurus lainnya.
Rombongan alumni disambut Kepala UPTD SMAN 3 Wajo, Muhammad Yusuf Ramayana, bersama Ketua Komite Sekolah Mahmud Bara dan jajaran guru.
Usai berdialog dengan siswa, Andi Rosman bersama pengurus alumni melanjutkan pertemuan dengan pihak sekolah. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya peran alumni dalam memberikan kontribusi positif bagi almamater.
Andi Rosman menegaskan bahwa keterlibatan alumni tidak harus terbatas pada bantuan terhadap kebutuhan sekolah. Alumni juga dapat mengambil peran dalam menghadirkan program yang mendorong keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.
Ia kemudian mengajak pengurus IKASMADASTIWA untuk merancang kegiatan yang dapat meningkatkan partisipasi orang tua siswa. Gagasan tersebut diharapkan dapat segera disusun dan direalisasikan pada tahun ini.
“Saya ajak para alumni untuk mengkaji. Kita buat kegiatan yang bisa meningkatkan partisipasi orang tua siswa. Silakan teman-teman alumni mendesain, kegiatan apa yang cocok, targetkan tahun ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara alumni dan almamater. Di sisi lain, kehadiran Andi Rosman di ruang kelas memberikan pesan langsung kepada siswa bahwa kesuksesan perlu dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, doa, penghormatan kepada orang tua, dan pembentukan karakter yang baik,(Tim).
Editor : Edi Prekendes


