-->

Iklan

Dua Kandidat Paparkan Visi-Misi pada Muslok IX ORARI Lokal Wajo, Tekankan Soliditas Organisasi dan Peningkatan Pelayanan Anggota

REDAKSI
Minggu, 28 Juni 2026, 3:13 PM WIB Last Updated 2026-06-28T07:17:37Z


BERITAWAJO.ID, BOLA – Musyawarah Lokal (Muslok) IX ORARI Lokal Wajo yang berlangsung di Telaga Biru, Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Minggu (28/6/2026), menjadi ajang penyampaian visi dan misi dua kandidat Ketua ORARI Lokal Wajo periode 2026–2029, yakni H. Sukri YC8EGL dan Ambo Upe YB8CBS


Kedua kandidat menyampaikan gagasan mereka di hadapan peserta Muslok dengan menitikberatkan pada penguatan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota, pembinaan radio amatir, serta sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.


H. Sukri Keku YC8EGL : Pelayanan Maksimal dan Transparansi Organisasi

Calon Ketua H. Sukri menyampaikan visi untuk mewujudkan ORARI Lokal Wajo yang solid, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat melalui komunikasi radio amatir.


Dalam pemaparannya, ia menawarkan sejumlah misi, di antaranya menjunjung tinggi kode etik amatir radio, memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh anggota tanpa membedakan latar belakang, meningkatkan pembinaan secara berkala, memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan instansi terkait dalam bidang komunikasi, kebencanaan, dan kemanusiaan.


Ia juga berkomitmen menerapkan transparansi pengelolaan organisasi, termasuk penyampaian laporan keuangan secara berkala setiap enam bulan kepada anggota.


Selain itu, H. Sukri berencana mengembangkan teknologi komunikasi radio pada berbagai band frekuensi serta mengaktifkan kembali jaring komunikasi ORARI dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan.


Salah satu program yang menjadi perhatian peserta adalah rencana pemberian subsidi sebesar 50 persen bagi biaya anggota baru maupun perpanjangan keanggotaan, sebagai upaya meningkatkan partisipasi anggota agar tetap aktif di organisasi maupun di udara.


Dalam program kerjanya, H. Sukri juga menekankan pentingnya penataan administrasi organisasi, transparansi, serta pelaksanaan rapat rutin sebagai sarana evaluasi dan koordinasi.


Ambo Upe YB8CBS : ORARI Harus Menjadi Organisasi yang Solid dan Berdaya Guna

Sementara itu, Ambo Upe mengawali penyampaiannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Muslok serta pengurus periode sebelumnya yang dinilai berhasil menyusun laporan pertanggungjawaban secara baik dan diterima peserta sidang.


Ia mengungkapkan bahwa pencalonannya merupakan amanah dari para anggota. Menurutnya, apabila Ketua ORARI Lokal Wajo periode sebelumnya masih bersedia kembali memimpin, dirinya tidak akan maju sebagai calon.


Ambo Upe juga menyampaikan bahwa dirinya kini telah mendapat amanah sebagai dosen tetap di Kabupaten Wajo sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk mengabdikan diri di daerah dan membangun ORARI Lokal Wajo.


Visi yang diusung Ambo Upe adalah menjadikan ORARI Lokal Wajo sebagai organisasi yang solid, tangguh, serta mampu mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi telekomunikasi sehingga menjadi aset strategis bagi pemerintah dan masyarakat.


Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menawarkan sejumlah misi, antara lain menjunjung tinggi kode etik, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Peraturan Organisasi (PO), serta seluruh regulasi yang mengatur komunikasi radio amatir.


Selain itu, ia berkomitmen memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh anggota tanpa diskriminasi, meningkatkan pembinaan melalui bimbingan teknis radio amatir secara berkala, memperkuat koordinasi dengan ORARI Daerah, serta mengadopsi perkembangan teknologi komunikasi agar ORARI semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan teknis anggota menjadi faktor penting agar ORARI mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi komunikasi di masa depan.


Muslok Berlangsung Demokratis

Penyampaian visi dan misi kedua kandidat berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan. Para peserta Muslok menyimak paparan program kerja yang ditawarkan masing-masing kandidat sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan kepemimpinan ORARI Lokal Wajo untuk masa bakti 2026–2029.


Muslok IX diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan berbagai capaian organisasi sekaligus membawa ORARI Lokal Wajo semakin aktif, profesional, dan berkontribusi dalam bidang komunikasi radio amatir, penanggulangan bencana, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.(Tim)


Editor : Edi Prekendes 


Komentar

Tampilkan

  • Dua Kandidat Paparkan Visi-Misi pada Muslok IX ORARI Lokal Wajo, Tekankan Soliditas Organisasi dan Peningkatan Pelayanan Anggota
  • 0

Terkini

Topik Populer