BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor DPRD Wajo, Rabu (24/6/2026). Dalam aksi tersebut, PMII menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi demi kepentingan masyarakat dan masa depan bangsa.
Aksi yang mengusung tema “Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran” itu berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa mahasiswa membawa spanduk, poster tuntutan, serta menyampaikan orasi secara bergantian di halaman kantor legislatif Kabupaten Wajo.
Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berjalan sesuai amanat konstitusi dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Baca Juga : PMII Wajo Gelar Aksi “Evaluasi Total Kabinet Merah Putih” di DPRD Wajo, Bawa Enam Tuntutan Nasional
Dalam pernyataan sikapnya, PMII Wajo menyampaikan enam tuntutan utama kepada pemerintah pusat, yakni:
Menegakkan amanat UUD 1945 Pasal 33 secara berdaulat.
Mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Melakukan reshuffle dan efisiensi struktur kabinet berdasarkan kompetensi dan otoritas.
Melakukan evaluasi atau reset terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) serta membubarkan KDMP.
Meningkatkan kesejahteraan guru.
PMII menilai berbagai tuntutan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih efektif, transparan, serta mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Selain menyampaikan tuntutan, massa aksi juga meminta DPRD Wajo untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat sebagai bentuk fungsi representasi rakyat yang dimiliki lembaga legislatif.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif hingga berakhir. Sejumlah perwakilan DPRD Wajo menerima aspirasi mahasiswa dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
PMII Wajo menegaskan bahwa gerakan mahasiswa akan terus menjadi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan pemerintah demi memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.(Tim)
Editor : Edi Prekendes



