BERAITAWAJO.ID, KOLUT - Badan Koordinasi (Badko); Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan apresiasi tinggi kepada PT Kasmar Tiar Raya atas komitmen dan konsistensinya dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Mining Practice (kaidah penambangan yang baik) di wilayah operasionalnya yang terletak di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara (kolut)
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum Badko HMI Sultra, Andi Aswar. Ia menilai langkah yang diambil oleh PT Kasmar Tiar Raya merupakan preseden baik yang patut dicontoh oleh perusahaan tambang nikel lain yang beroperasi di wilayah tersebut.
"Kami dari Badko HMI Sultra memantau dan melihat langsung upaya PT Kasmar Tiar Raya di Kolaka Utara dalam menerapkan Good Mining Practice. Ini adalah langkah konkret yang sangat positif, di mana pengelolaan sumber daya alam tidak hanya melulu soal profit, tetapi juga dibarengi dengan kepatuhan terhadap regulasi dan keberlanjutan lingkungan," ujar Andi Aswar, Sabtu (20/6/2026)
Lanjut dia katakan, perusahaan tambang harus tetap Fokus pada Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat setempat.
Selain itu, penerapan kaidah penambangan yang baik sangat krusial guna meminimalisir dampak negatif terhadap ekosistem atau lingkungan area pertambangan tersebut.
Menurutnya, PT Kasmar Tiar Raya saat ini menunjukkan kedisiplinan yang baik dalam tata kelola lingkungan, termasuk dalam hal pengelolaan pascatambang.
Selain aspek lingkungan, iai juga menyoroti dampak sosial ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah lingkar tambang Kolaka Utara. PT Kasmar Tiar Raya dinilai berhasil membangun hubungan yang harmonis dan memberikan kontribusi nyata bagi warga setempat.
"Kehadiran investasi pertambangan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal. Kami melihat PT Kasmar Tiar Raya berkomitmen dalam hal itu, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun program-program pemberdayaan masyarakat," terangnya.
Andi Aswar menegaskan meskipun pihaknya memberi apresiasi namun ia m nekankan Badko HMI Sultra tidak akan mengendurkan fungsi kontrol sosialnya. Sebagai wadah organisasi mahasiswa Islam terbesar di tingkat regional, pihaknya akan terus mengawal seluruh kebijakan dan aktivitas industri ekstraktif di Sultra.
"Apresiasi ini kami berikan secara objektif atas kinerja yang ada saat ini. Namun, kami menegaskan bahwa Badko HMI Sultra akan tetap konsisten menjadi mitra kritis. Dan kami akan terus mengawasi ke depannya agar komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat di Kolaka Utara ini terus dipertahankan secara konsisten oleh pihak perusahaan," pungkasnya.(Tim)
Penulis : RE
Editor. : Edi Prekendes



