-->

Iklan

Pohon Pisang Dicabut, Warga dan Pemdes Lautang Sepakat Kawal Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi

REDAKSI
Rabu, 08 Juli 2026, 4:41 PM WIB Last Updated 2026-07-08T08:46:18Z

 


BERITAWAJO.ID, BELAWA – Polemik aksi penanaman pohon pisang di ruas jalan Provinsi Belawa–Lautang, Kabupaten Wajo, akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Desa Lautang bersama masyarakat sepakat mencabut seluruh pohon pisang yang sebelumnya ditanam di badan jalan sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang telah berlangsung lama. Rabu (08/07/26).


Kesepakatan tersebut dicapai setelah dilakukan komunikasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga. Pencabutan pohon pisang dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, masyarakat, serta didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan.


Kepala Desa Lautang, Rustam, mengaku memahami kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga. Namun, ia menyayangkan aksi penanaman pohon pisang karena dinilai berpotensi menimbulkan persoalan baru.


"Sebenarnya saya sangat menyayangkan aksi warga yang melakukan penanaman pohon pisang di ruas jalan Desa Lautang ini. Karena ini juga menjadi beban dan membuat kami sebagai pemerintah desa ikut pusing," ujar Rustam.


Baca Juga : Kepala Desa Lautang Minta Maaf kepada Gubernur Sulsel, Pohon Pisang di Jalan Provinsi Dibersihkan Usai Respons Pemerintah


Menurutnya, sejak awal pemerintah desa telah berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan telah masuk dalam program pembangunan multiyears yang dicanangkan Pemerintah Provinsi.


"Kami juga sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa jalan di Desa Lautang ini merupakan jalan poros provinsi dan sudah masuk dalam program pengerjaan multiyears dari Bapak Gubernur Sulawesi Selatan," jelasnya.


Pencabutan pohon pisang tersebut merupakan tindak lanjut atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap aspirasi masyarakat Desa Lautang. Sebelumnya, Kepala Desa Rustam juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas aksi yang dilakukan warganya, sekaligus menyampaikan apresiasi karena pemerintah provinsi segera menurunkan tim untuk meninjau kondisi jalan.


Warga Desa Lautang berharap tindak lanjut tersebut segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik. Pasalnya, ruas jalan Belawa–Lautang merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Wajo dengan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), sekaligus menjadi akses utama distribusi hasil pertanian masyarakat.


Dengan dicabutnya seluruh pohon pisang dan tercapainya kesepakatan antara warga dan pemerintah desa, masyarakat berharap polemik yang sempat menjadi perhatian publik itu menjadi momentum percepatan pembangunan jalan yang telah lama dinantikan.(Tim)


Editor : Edi Prekendes 


Komentar

Tampilkan

  • Pohon Pisang Dicabut, Warga dan Pemdes Lautang Sepakat Kawal Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi
  • 0

Terkini

Topik Populer