-->

Iklan

Warga Sempat Tanam Pohon Pisang, Wakil Ketua DPRD Sulsel Paparkan Perubahan Penanganan Jalan Belawa–Lautang

REDAKSI
Selasa, 07 Juli 2026, 12:08 PM WIB Last Updated 2026-07-07T04:27:54Z

 


BERITAWAJO.ID, BELAWA – Kondisi ruas jalan Belawa–Lautang, Kabupaten Wajo, yang rusak parah dan sempat menjadi sorotan publik setelah warga menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes, kini mendapat perkembangan baru terkait rencana penanganannya, Selasa (07/06/26).


Sebelumnya, aksi warga di Desa Lautang menjadi viral di media sosial. Pohon pisang sengaja ditanam di sejumlah titik jalan berlubang sebagai simbol kekecewaan masyarakat terhadap lambannya perbaikan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan. Kerusakan jalan tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian.


Menanggapi aspirasi masyarakat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arief, menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyempurnaan desain penanganan ruas jalan Belawa–Lautang.


Ia menjelaskan, pada basic design awal, panjang penanganan direncanakan mencapai 28,6 kilometer, terdiri atas 14 kilometer rekonstruksi dan 14 kilometer pemeliharaan.


Namun setelah melalui proses desain teknis yang lebih rinci, panjang penanganan berubah menjadi 22,4 kilometer, dengan rincian:

  • Pemeliharaan rutin sepanjang 1,3 kilometer.
  • Pemeliharaan rutin kondisi sepanjang 7,8 kilometer.
  • Rekonstruksi sepanjang 13,2 kilometer.

Sufriadi juga mengungkapkan bahwa terdapat segmen jalan pada STA 22 hingga STA 28 atau kawasan Kampung Lautang yang tidak dapat ditangani melalui rekonstruksi biasa.


"Untuk penanganan di STA 22 sampai STA 28 atau Kampung Lautang harus dilakukan melalui pembangunan jalan baru dengan anggaran tersendiri," jelasnya.


Menurutnya, pembangunan jalan baru di segmen tersebut diperlukan karena kondisi medan dan kerusakan yang cukup berat, sehingga membutuhkan penanganan khusus di luar paket pekerjaan yang telah dirancang.


Baca Juga : Jalan Provinsi Wajo–Sidrap Rusak Puluhan Tahun, Warga Tanam Pisang di Tengah Malam: "Ini Tangisan Kami, Bukan Sekadar Protes"



Masyarakat berharap penjelasan tersebut segera diikuti dengan kepastian penganggaran dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Warga juga meminta agar pemerintah terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh ruas jalan Belawa–Lautang dapat kembali berfungsi dengan baik.


Perbaikan ruas jalan ini dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Belawa dan sekitarnya serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan adanya perubahan desain dan rencana pembangunan jalan baru di kawasan Lautang, masyarakat berharap persoalan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan dapat segera teratasi secara menyeluruh.(Tim)


Editor : Edi Prekendes 


Komentar

Tampilkan

  • Warga Sempat Tanam Pohon Pisang, Wakil Ketua DPRD Sulsel Paparkan Perubahan Penanganan Jalan Belawa–Lautang
  • 0

Terkini

Topik Populer