-->

Iklan

Jalan Provinsi Wajo–Sidrap Rusak Puluhan Tahun, Warga Tanam Pisang di Tengah Malam: "Ini Tangisan Kami, Bukan Sekadar Protes"

REDAKSI
Selasa, 07 Juli 2026, 9:57 AM WIB Last Updated 2026-07-07T02:02:36Z

 


BERITAWAJO.ID, BELAWA – Kesabaran warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, tampaknya telah mencapai batas. Bertahun-tahun menanti perbaikan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Wajo dengan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), namun tak kunjung terealisasi, warga akhirnya melakukan aksi simbolis dengan menanam pohon pisang di sepanjang ruas jalan yang rusak parah.


Aksi yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) malam itu diikuti puluhan warga yang datang beramai-ramai menggunakan sepeda motor. Di bawah sorot lampu kendaraan, mereka menanam pohon pisang di sejumlah titik jalan berlubang sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya penanganan infrastruktur oleh pemerintah.


Ruas jalan provinsi tersebut selama ini menjadi urat nadi penghubung Wajo-Sidrap. Namun kondisinya dipenuhi lubang, bergelombang, dan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari. Tidak sedikit warga mengaku kendaraan mereka rusak akibat melintasi jalan tersebut.


Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, warga menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari menyampaikan aspirasi hingga mengirim surat permohonan perbaikan. Namun, hingga kini belum ada realisasi yang dirasakan masyarakat.


"Sebagai bentuk kekecewaan, hari ini kami melakukan aksi simbolis tanam pisang di jalan. Ini bukan tindakan anarkis. Ini adalah tangisan kami," tulis warga dalam pernyataannya.


Masyarakat menegaskan, kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga berdampak pada akses pendidikan, kesehatan, dan keselamatan pengguna jalan. Mereka berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak lagi menutup mata terhadap penderitaan warga yang telah berlangsung selama puluhan tahun.


Baca Jugq : Petani Dusun Pao pao Menjerit Jalan Rusak dan Minim Lampu Jalan dan Hambat Perekonomian Warga 



Aksi tanam pisang yang dilakukan pada malam hari itu pun menjadi perhatian para pengguna jalan. Kendaraan roda dua dan roda empat tampak memperlambat laju saat melintasi lokasi, sementara warga bergotong royong menanam pohon pisang di beberapa titik kerusakan sebagai bentuk sindiran keras terhadap kondisi jalan yang dinilai tak ubahnya seperti kebun.


Masyarakat berharap Gubernur Sulawesi Selatan segera turun langsung melihat kondisi jalan poros Belawa–Sidrap dan memasukkan perbaikannya sebagai prioritas pembangunan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait aksi protes warga maupun rencana penanganan ruas jalan provinsi tersebut.(Tim)


Editor : Edi Prekendes 



Komentar

Tampilkan

  • Jalan Provinsi Wajo–Sidrap Rusak Puluhan Tahun, Warga Tanam Pisang di Tengah Malam: "Ini Tangisan Kami, Bukan Sekadar Protes"
  • 0

Terkini

Topik Populer