-->

Iklan

Warga Minta Kapolres Wajo Turun Pantau Antrean BBM: Jalan Kota Sengrawut, Pelansir Diduga Makin Berani

REDAKSI
Minggu, 30 Agustus 2026, 10:54 AM WIB Last Updated 2026-08-30T02:55:51Z

 


BERITAWAJO.ID, SENGKANG — Warga Kabupaten Wajo meminta Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya turun langsung memantau kondisi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.


Keluhan warga bukan hanya soal panjangnya antrean BBM jenis Pertalite dan Solar, tetapi juga dugaan aktivitas pelansiran yang disebut terjadi berulang kali hingga membuat kendaraan mengular ke badan jalan.


Di sejumlah lokasi, kendaraan yang mengantre bahkan disebut menggunakan bahu jalan di depan rumah warga. Yang lebih menjadi sorotan, kendaraan diduga berani berhenti dan parkir dalam waktu lama hingga mendekati kawasan lampu merah.


Kondisi tersebut dinilai mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas, terlebih apabila berlangsung setiap hari.


Warga: Kapolres Jangan Hanya Patroli ke Luar Kota


Warga berharap Kapolres Wajo tidak hanya melakukan pemantauan Kamtibmas di wilayah kecamatan, tetapi juga turun melihat langsung persoalan yang terjadi di dalam Kota Sengkang.


Permintaan tersebut muncul setelah rilis Humas Polres Wajo menyebut Kapolres Wajo bersama sejumlah PJU melaksanakan touring dan pemantauan Kamtibmas ke wilayah Kecamatan Pitumpanua dan Keera pada Sabtu (29/8/2026).


Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, termasuk Pelabuhan Bangsalae Siwa, Polsek Urban Pitumpanua, Polsek Keera dan Polsek Gilireng.


Warga tidak mempersoalkan kegiatan tersebut. Namun, mereka mempertanyakan mengapa persoalan lalu lintas dan antrean BBM di pusat Kota Sengkang yang disebut terjadi hampir setiap hari belum mendapat penanganan yang dianggap maksimal.


“Kalau memang patroli untuk melihat langsung kondisi di lapangan, kami berharap Kapolres juga turun melihat kondisi antrean BBM di dalam kota. Jangan sampai di kecamatan situasi dipantau, sementara di kota kendaraan antre sampai bahu jalan dan lampu merah,” keluh seorang warga kepada BERITAWAJO.ID.


Diduga Pelansir dari Luar Wajo Ikut Antre


Persoalan lainnya yang menjadi perhatian warga adalah dugaan adanya kendaraan dari luar Kabupaten Wajo yang ikut dalam antrean BBM.


Warga menyebut terdapat dugaan kendaraan dari daerah sekitar, termasuk Bone dan Soppeng, yang ikut mengantre BBM di sejumlah SPBU di Wajo.


Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pemeriksaan serta pembuktian dari aparat dan instansi terkait.


Warga juga meminta dugaan pelansiran BBM ditelusuri secara serius, termasuk kemungkinan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan antrean untuk mendapatkan BBM dalam jumlah berulang.


Jika benar terjadi, masyarakat khawatir kondisi tersebut membuat warga yang membutuhkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari justru harus menghadapi antrean panjang.


Parkir di Lampu Merah Jadi Sorotan


Baca Juga : Lampu Merah di Dekat SPBU Amessangen Diduga Jadi “Parkiran” Pelansir BBM, Warga Pertanyakan Pengawasan Lantas



Sebelumnya, BERITAWAJO.ID memberitakan kondisi antrean kendaraan di sekitar SPBU Amessangen, Kota Sengkang, yang disebut telah menggunakan badan jalan hingga mendekati kawasan lampu merah.


Kendaraan terlihat berhenti cukup lama dan sebagian berada di jalur yang ramai dilalui pengguna jalan.


Warga mempertanyakan pengawasan lalu lintas di lokasi tersebut, terutama karena kondisi serupa disebut terjadi berulang kali.


Masyarakat meminta Kasat Lantas Polres Wajo IPTU Apriando melakukan langkah nyata untuk menertibkan kendaraan yang berhenti atau parkir sembarangan serta memastikan kawasan lampu merah tidak berubah menjadi lokasi antrean kendaraan.


Kapolres Diminta Turun Langsung

Warga berharap AKBP Douglas Mahendrajaya turun langsung melihat situasi di sejumlah SPBU, terutama pada jam-jam ketika antrean sedang padat.


Menurut warga, pemantauan langsung diperlukan agar pimpinan kepolisian dapat melihat sendiri kondisi sebenarnya di lapangan, termasuk potensi gangguan lalu lintas maupun dugaan pelansiran BBM.


“Kalau Kapolres turun langsung, tentu bisa melihat sendiri mana kendaraan masyarakat biasa dan mana yang diduga berulang kali mengantre. Kami hanya ingin antrean tertib dan BBM bisa dinikmati masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar warga.


Masyarakat juga berharap penertiban dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih. Selain penindakan terhadap kendaraan yang mengganggu lalu lintas, dugaan pelansiran BBM juga diminta ditelusuri bersama pihak terkait.


BERITAWAJO.ID masih membuka ruang klarifikasi bagi Kapolres Wajo, Kasat Lantas Polres Wajo, pihak SPBU maupun pihak lain yang merasa perlu memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.



Editor: Edi Prekendes


Komentar

Tampilkan

  • Warga Minta Kapolres Wajo Turun Pantau Antrean BBM: Jalan Kota Sengrawut, Pelansir Diduga Makin Berani
  • 0

Terkini

Topik Populer