BERITAWAJO.ID, BELAWA – Sejumlah warga Welee, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, mempertanyakan penanganan kasus penganiayaan yang berujung pada penahanan seorang warga bernama Norman di Polsek Belawa. Kamis (09/07/26).
Berdasarkan keterangan yang disampaikan salah seorang keluarga Norman kepada BERITAWAJO.ID, penganiayaan terhadap Erwin diduga dipicu persoalan yang telah lama menjadi keluhan sejumlah warga.
Menurutnya, Erwin bukan merupakan warga asli Welee, melainkan hanya pernah mengontrak rumah di wilayah tersebut. Ia mengaku banyak warga merasa dirugikan karena diduga menjadi korban penipuan maupun penguasaan barang milik warga yang tidak dikembalikan.
"Kemarin warga emosi karena merasa sudah sering dibohongi. Ada yang mengaku badiknya dipinjam tetapi saat dikembalikan bukan badik miliknya. Ada juga yang mengaku kehilangan emas dan uang," ujar salah seorang warga.
Keterangan warga tersebut menyebutkan, dalam insiden itu Norman diduga memukul Erwin hingga mengalami luka di bagian dahi dan belakang kepala sehingga kasus tersebut diproses sebagai dugaan penganiayaan.
Di sisi lain, warga mengaku heran karena Erwin tidak diamankan lebih lanjut meski disebut-sebut menjadi sasaran kemarahan masyarakat akibat dugaan perbuatannya.
Sejumlah warga juga mengklaim terdapat beberapa orang yang mengaku menjadi korban, di antaranya dugaan pengambilan uang sebesar Rp9 juta, cincin emas, hingga badik yang dipinjam namun disebut tidak pernah dikembalikan kepada pemiliknya.
Menurut keluarga Norman, persoalan badik itulah yang disebut menjadi salah satu pemicu terjadinya penganiayaan terhadap Erwin.
"Kami berharap semua persoalan ini diperiksa secara menyeluruh, bukan hanya kasus penganiayaannya saja, tetapi juga dugaan perbuatan yang menjadi penyebab warga marah," kata sumber tersebut.
Selain itu, keluarga Norman juga mengaku memperoleh informasi bahwa pihak pelapor sempat meminta penyelesaian dengan nominal Rp25 juta. Namun, informasi tersebut masih berupa pengakuan dari pihak keluarga dan belum dapat diverifikasi kepada pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, BERITAWAJO.ID masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kapolsek Belawa maupun penyidik yang menangani perkara tersebut. Saat dihubungi, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan karena masih dalam perjalanan menuju Kota Sengkang.
BERITAWAJO.ID juga masih berusaha menghubungi Erwin untuk memperoleh klarifikasi atas berbagai tudingan yang disampaikan warga. Berita ini akan diperbarui setelah diperoleh keterangan resmi dari seluruh pihak terkait.(Tim)
Editor : Edi Prekendes


